Sarang Burung
Selasa, 30 Mei 2017
Kamis, 18 Februari 2016
Burung Kicauan Multifungsi Solusi Kicauan Saat Ini

Jaman sudah maju sehingga segala sesuatu yang kita gunakan harus efektif dan efisien. Tak terkecuali burung kicauan. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menekan pengeluaran untuk belanja burung salah satunya dengan membeli burung kicauan "multifungsi". Hah ? Multifungsi ? Memangnya perangkat elektronik. Hehehhe.
Saya katakan multifungsi karena burung ini memiliki bisa beberapa fungsi dalam pemeliharaannya. Selain menjadi burung kicauan utama (burung maskot) bisa juga dijadikan guru bernyanyi (burung master) bagi burung maskot yang lainnya, khusunya untuk pelomba.
Bahkan jika kita memiliki lebih dari satu jenis burung multifungsi itu akan sangat bagus, karena nantinya mereka bisa saling memasteri satu sama lainnya. Jadi kita cukup membeli beberapa burung maskot asli saja selebihnya pilihlah burung multifungsi agar menjadi lebih efektif dan efisien.
Hal ini juga didukung banyaknya kelas yang kini dilombakan dalam lomba burung berkicau. Terutama adanya kelas untuk burung burung yang biasanya berperan sebagai masteran bukan hanya burung maskot murni. Nah, yang manakah termasuk burung multifungsi itu ? Dan mana saja yang memiliki kelebihan serta burung maskot yang cocok sebagai "muridnya". Yuk, kita bahas satu persatu.
1. Burung Cucak Jenggot

Cucak jenggot merupakan burung masteran yang "wajib" dimiliki oleh penghobi kicauan khususnya pelomba. Dengan suara krekk...krekk...krekk nya yang kasar terdengar sangat jelas jika di suarakan oleh burung maskot di arena lomba. Hampir semua burung maskot bisa meniru suaranya. Seperti Cucak Ijo, Kacer, Murai Batu, Cendet, Anis Merah, Anis Kembang, dan lain sebagainya. Meskipun harus melihat juga karakter suara masing masing burung maskot itu sendiri. Jika tipe suaranya nembak maka akan mudah meniru suara cucak jenggot sedangkan yang tipe suaranya ngerol seperti kenari akan agak susah menirunya.
2. Burung Kapas Tembak
![]() |
| Add caption |
Dengan penampilan yang mirib dengan cucak jenggot bahkan suaranya pun tidak jauh beda. Hanya saja suara kapas tembak lebih tajam namun tidak sekasar cucak jenggot. Menurut beberapa artikel yang pernah saya baca jika seekor burung bisa fasih menyuarakan suara cucak jenggot maka burung tersebut akan lebih mudah meniru suara kapas tembak. Burung maskot yang cocok di masteri oleh kapas tembak juga sama seperti burung cucak jenggot
3. Love Bird atau Burung Cinta
![]() |
| Add caption |
Suara ngekeknya memang sangat menggoda setiap para kicaumania. Ditambah warna warni dan penampilannya yang menarik. Perawatannya pun lebih mudah dari burung kicauan pada umumnya. Harganya juga masih bisa dijangkau berbagai kalangan (meskipun kadang gila gilaan juga kalo sudah menang lomba). Para pelomba juga berusaha sekeras mungkin agar gaconya bisa menirukan suara love bird karena akan terdengar mencolok di arena lomba apalagi dengan volume tembus. Biasanya cendet dan cucak ijo cepat menirukan suara lovebird ini. Namun kacer, MB, dan burung maskot yang lain juga bisa menirunya.
4. Burung Kenari
![]() |
| Add caption |
Selain sebagai burung yang sangat getol dilombakan kenari juga sangat bagus digunakan untuk burung masteran. Jika burung maskot dapat melagukan suara kenari akan membuatnya terdegar berkicau dengan lantang. Burung dengan tipe ngerol akan lebih mudah melagukan suara kenari dibandingkan dengan yang bertipe nembak. Lagu kenari biasanya tidak dijadikan lagu utama karena agak susah ditirukan burung maskot tapi jika dimaster sejak kecil kemungkinan untuk dilagukan tentu lebih besar. Dibawakan secara selingan saja sudah membuat burung maskot terlihat lebih "mewah" jika melagukan suara kenari di arena lomba. Kacer dan murai batu biasanya lebih sering menyuarakan suara kenari dibanding burung maskot lainnya.
Sebenarnya masih ada beberapa burung yang bisa dikatakan multifungsi seperti jalak suren, blackthroat, cililin dan sebagainya. Namun karena lombanya tidak sebanyak cucak jenggot, kapas tembak, lovebird dan kenari maka menyematkan kata multifungsi untuk mereka kurang tepat.
Karena burung multifungsi yang ditekankan pada artikel kali ini adalah penggunaan seekor burung sebagai burung masteran favorit yang juga bisa rutin dilombakan.
Nah, jadi memilih masteran untuk burung maskot kesayangan anda bisa memilih cucak jenggot, kapas tembak, kenari dan lovebird. Namun harus disesuaikan juga dengan karakter suara burung maskot itu sendiri agar nantinya burung maskot mudah mempelajari suara "guru bernyanyi" nya.
Pilih juga burung multifungsi yang gacor agar fungsinya sebagai maskot dan masteran berjalan dengan baik. Jangan sampai multifungsinya adalah membuat anda merogoh kocek yang dalam plus stres akibat burung itu diam membisu. Hehehhe
Sebaiknya dampingi juga dengan masteran favorit lainnya seperti cililin, jalak suren dan blackthroat. Meski jarang dilombakan burung burung tersebut akan menambah kemewahan burung maskot anda.
Salam multifungsi, semoga bermanfaat
Jumat, 12 Februari 2016
Tips Persiapan Awal Berternak Kenari
Meskipun harganya yang cenderung turun beberapa waktu terakhir masih banyak saja orang yang menangkarkan burung jenis ini. Bahkan semakin lama jumlahnya semakin banyak. Para penangkar yang sudah lebih dulu menangkarkan burung kenaripun tambah getol berburu indukan baru guna menambah jumlah burung tangkarannya maupun untuk mengganti indukan yang sudah masuk masa "pensiun". Hehhe.
![]() | ||||
| Kenari semakin digemari kicaumania dan penangkarnyapun bertebaran. |
Tak hanya itu para penangkarpun berlomba lomba mengikuti tren yang sedang berkembang dipasaran. Ya, memang kembali melambungnya harga kenari di Indobesia beberapa waktu lalu (sebelum mengalami penurunan harga beberapa waktu terakhir ini) di dorong oleh datangnya kenari berpustur besar ke Indonesia, terutama kenari yorkshire. Hal inilah yang menjadi roket pendorong harga berbagai kenari di Indonesia. Bahkan harga kenari lokal pun ikut merangkak naik. Sebenarnya kenari bukanlah burung endemik di Indonesia jadi tidak ada kenari asli indonesia.
Kenari lokal yang dimaksud disini adalah kenari import yang sudah sejak dulu dikembangkan di Indonesia yang tidaklah jelas nenek moyangnya. Saya katakan tidak jelas karena tidak ada yang tau kenari import jenis apakah yang dikembangankan sejak dahulu itu. Mungkin karena dahulu kenari itu didatangkan bersamaan dengan para penjajah Belanda saat menjajah bangsa kita. Dan para penangkar di jaman dulu tidaklah seperti sekarang yang garis keturunannya dituliskan atau dicatat secara rapi dan teratur oleh sebagian besar perternak, meskipun ada juga yang acuh tak acuh. Saya sendiripun tidak tau kisah sebenarnya tentang kenari lokal tersebut karena setiap saya tanya mereka tidak pernah menjawab. Hehehe.
Nah, kembali ke pokok pembahasan yaitu persiapan awal untuk beternak burung kenari. Terus terang saja saya sendiri baru saja mencoba menangkarkan burung kenari jadi yang saya jelaskan disinipun lebih banyak bersumber dari literatur yang saya baca dibandingkan dengan pengalaman saya sendiri namun saya akan tetap menyisipkan beberapa pengalaman kecil yang saya dapat selama mencoba belajr beternak burung kenari.
Adapun hal hal yang perlu disiapkan antara lain:
1. Mental.
![]() |
| Mental anda akan diuji saat menunggu indukan berjodoh dan berprodukdi. Sabar brooowww, |
Menurut saya hal pertama yang harus di persiapkan adalah mental. Tanpa mental yang baik dan kuat saya rasa pekerjaan apapun akan terbengkalai. Jika berjalanpun pastinya kurang maksimal. Karena setiap pekerjaan tentu memiliki tantangan dan resikonya masing masing. Dalam hal penangkaran kenari tentu produksi anakan tidaklah selalu lancar, kadang indukan tidak mau mengerami telur atau anakan tidak mau di beri makan. Hal tersebut tentu biasa dialami penangkar dan mencari inti dan penyebab permasalahan itu tentu menjadi jalan keluar satu satunya atau langsung banting setir meninggalkan dunia penangkaran kenari. Hal inilah yang saya maksud tentang perlunya mental yang baik dan kuat.
2. Tentukan Tujuan Berternak.
Setiap orang tentu memiliki tujuannya masing masing dalam berternak burung kenari. Ada yang hanya melakukannya karena hobi, bisnis sampingan, maupun di jadikan penghasilan utama. Tentu ketiga hal tersebut ikut menentukan besaran peternakan yang akan dibuat. Baik kualitas maupun kuantitasnya.
Ada pula yang beternak untuk menghasilkan trah jawara. Atau hanya kenari yang biasa saja dalam artian tidak trah jawara. Trah jawara yang dimaksud disini dihasilkan dari indukan yang pernah memenangi sebuah lomba, biasanya indukan jantannya. Ataupun pendahulunya kakeknya. Hal ini sama seperti darah bangsawan pada manusia. Tentu darah bangsawan sama saja berwarna merah dengan manusia biasa. Jadi jangan berpikir darahnya biru ya.Hehehe.
![]() |
| Tentukan jenis kenari yang akan anda kembangbiakkan sesuai dengan kebutuhan anda dan perkembangan pasar. |
3. Siapkan Dana/Uang.
Meskipun hanya bermodal tenaga tentu kita bisa beternak kenari. Hal ini dilakukan dengan cara menjalin kerjasama dengan pihak yang memiliki modal jadi kita hanya merawatnya saja. Lha kok jadi perawat burung ya, kan mau berternak sendiri. Hehehe.
Ya hal tersebut bisa saja dikatakan sebagai berternak karena kita menjalaninya juga. Namun jika ingin berternak secara mandiri tentu harus mengeluarkan modal. Nah besar kecilnya modal ini ditentukan oleh penangkaran yang ingin kita buat. Seperti yang saya jelaskan di poin nomer 2 bahwa tujuan berternak akan sangat mempengaruhi jalannya penangkaran itu sendiri. Misal jika kita ingin berternak "hanya" kenari lokal tentu modal yang di keluarkan jauh le ih sesikit dibandingkan dengan berternak kenari trah jawara maupun kebari postur (contonya kenari yorkshire).
Nah setelah menyiapkan ketiga unsur pertama yang sangat penting tersebut barulah kita bisa mulai "belanja" kebutuhan untuk memulai berternak burung kenari. Modal disinipun bisa dibagi peruntukannya sebagian untuk membeli kandang ternak, membeli peralatan ternak seperti tempat sarang, bahan membuat sarang, lampu untuk anakan ketika baru lahir sampai dewasa, pakan untuk beberapa waktu ke depan, kerodong dan tentunya yang tak kalah penting ya burung kenari yang akan di ternak itu sendiri. Jadi penangkaran seperti apa yang ingin kita bangun dan jalankan pastinya memerlukan modal yang berbeda beda.
Yuk bahas satu persatu peruntukan modalnya. Saatnya beraksi. Hehhe.
A. Tempat Beternak.
Menurut saya hal pertama yang harus disiapkan adalah tempat kita akan meletakkan kandang kandang indukan nantinya. Sebaiknya pergunakan sebuah kamar yang tidak terpakai atau sekedar ruangan meskipun kecil. Kenapa harus di dalam ruangan ? Selain meminimalisir kemungkinan burung terlepas yang dari sangkar langsung terbang ke alam bebas, penggunaan ruangan juga menghindari burung kenari dari terpaan angin kencang. Kenari memang dikenal anti terhadap tiupan angin kencang. Pun dari hewan predator seperti kucing dan anjing. Jadi penggunaan ruangan sangatlah membantu.
![]() |
| Penggunaan rak dan ruangan khusus akan sangat membantu jalannya peternakan kenari terutama keamanannya. |
Namun jika tidak memungkinkan anda menggunakan sebuah ruangan karena anda tinggal di rumah kost anda bisa menyiasatinya dengan memberikan potongan kardus ataupun triplek pada bagian kanan, kiri dan belakang sangkar. Hal ini tentunya bertujuan agar burung tidak terkena tiupan angin secara langsung.
B. Kandang/Sangkar Ternak.
Kandang atau sangkar yang akan digunakan untuk memulai usaha ternak burung kenari juga harus disiapkan dengan cermat. Sebaiknya ukuran kandang tidak terlalu besar tidak juga terlalu kecil agar tidak memerlukan tempat yang banyak. PxLxT sebaiknya 40x30x30 atau lebih kecil sedikit juga tidak masalah. Sangkar ternakpun bisa memakai sangkar bekas burung lainnya yang sudah tidak anda pakai sekalian menekan biaya awal gitu lho. Hehehe.
C. Perlengkapan Ternak.
Perlengkapan ternak yang saya maksud disini meliputi tempat makan dan minum, tenggeran, sarang, bahan sarang, kerodong, dll. Perlengkapan ternak juga harus diperhatikan dengan serius. Tempat pakan dan minum pilihlah yang dapat menampung makanan dan air minum dalam jumlah yang cukup dalam artian tidak terlalu banyak juga tidak terlalu kecil. Tempat makan yang terbalik seperti tempat makan untuk hamster itu juga bagus jadi air tidak keluar secara berlebihan dan biji bijianpun tidak di hambur hamburkan. Anda tau sendiri bukan jika kebanyakan dari jenis finch suka menghamburkan makanannya. Ya agar hemat juga. Hehehe.
Tenggeran puk pilihlah yang berserat kasar agar memudahkan induk betina mencengkramnya pada proses perkawinan. Sarang bisa dari batok kelapa ataupun anyaman rotan. Bahan sarang bisa daun cemara kering maupun serat nanas. Ingat berikan juga kapas halus agar telur nantinya berasankan sesuatu yang halus. Pemberian kapas juga sangat membantu ketika lahirnya anakan kenari karena mereka akan merasa nyaman di dalam sarang. Pun mengurangi kemungkinan indukan merontokkan bulunya untuk menambah bahan sarang agar lebih halus.
Sebaiknya juga siapkan kerodong agar indukan tidak masuk angin yang sangat beresiko bagi kenari. Pun dari gigitan nyamuk yang bisa membuat kaki kenari terlihat menggelembung. Hal inipun sering membuat kenari terbang ke surga atau neraka. Hehehe. Berikan juga lampu penghangat terutama di musim dingin dan saat mulai mengeram.
D. Indukan Kenari.
Nah yang harus disiapkan terakhir adalah indukan kenari yang akan diternak. Pemilihan indukan ini sangatlah menentukan jalannya penangkaran anda nantinya. Indukan kenari tersebut adalah "mesin pencetak uang" anda. Jika mesinnya bagus ya hasilnya kemungkinan besar akan bagus juga. Seperti yang saya singgung di awal tadi sesuaikan dengan budget atau uang yang anda miliki. Ingat beli atau persiapkan dulu peralatan yang saya sebutkan dari poin pertama agar nantinya ketika beli indukan kenari anda tidak bingung sendiri penempatannya.
![]() |
| Pilihlah indukan kenari yang gacor untuk pejantannya juga yang berpostur bagus dan tentunya cukup umur. |
Indukan kenari bisa anda beli di pasaran maupun di peternak lainnya. Jika anda punya kenalan perternak yang anda sudah tau kredibilitas atau jam terbangnya dan kejujuran tentunya saya sarankan beli disana saja. Kenapa ? Selain lebih terjamin baik dari jenis kelamin, umur maupun jenisnya anda bisa bertanya seputaran brending kenari padanya. Karena permasalahan akan muncul bukan hanya ketika anda merencanakan beternak burung kenari tapi malah ketika anda menjalankannya. Di saat menjalankannya maka anda akan tau dimana hal yang belum atau kurang anda pahami.
Indukan yang siap produksi biasanya berumur minimal 8 bulan untuk betinanya dan 1 tahun untuk pejantannya. Namun asupan pakan ketika masa pertumbuhan juga ikut menentukan pada umur berapa dia akan mencapai umur dewasa kelamin.
Yang terpenting menurut saya bukan hanya modal tapi ketulusan dalam menjalankannya. Modal memang penting tapi membangun semangat dalam beternak kenaripun tak kalah pentingnya. Mungkin akan ada masa dimana anda jenuh dalam menjalankan penangkaran burung kenari. Hal ini wajar terutama ketika indukan anda tidak juga kunjung produksi padahal sudah cukup umur dan kebutuhan pakan utama serta pakan tambahanpun sudah tercukupi. Begitu juga mandi jemur yang anda berikan. Lebih lebih ketika indukan milik teman yang dirawat seadanya dan beli juga murah ternyata produksinyacar..luancarrr...car. Ya satu satunya jawaban saya tentang masalah itu hanyalah bersabar dan terus berusaha..
Coba perhatikan lagi apakah penempatan kandang sudah tepat ? Apakan indukan sudah nyaman dalam kesehariannya ? Atau anda malah terlalu "rajin" melihat tempat sarang. Apakah anda tergesa gesa dalam menjodohkannya ? Apakah anda memperlakukannya dengan kasar ? Dan masih banyak masalah kecil yang kadang kita lewatkan. Ya kalo usaha mulus mulus saja ya rasanya seperti sayur tanpa garam bukan ? Hehhee.
![]() |
| Kesabaran dan ketelatenan adalah kunci terpenting dalam setiap usaha termasuk beternak burung kenari. |
So, anggaplah semuanya sebagai tantangan. Tiap tingkatan punya "harga"nya masing masing. Jadi tetaplah berusaha dan berdoa tentunya. Karena sesungguhnya kita bukan apa apa tanpa-Nya. Jadi beserahlah kepada-Nya. Percayalah ketika yang kita jalankan apalagi sebuah penangkaran yang berniat mulia pasti akan mendapatkan jalan terbaik bagi-Nya.
Nah itulah sekelumit cerita yang saya punya tentang cara mulai beternak burung kenari. Banyak hal yang belum saya ketahui tentang peternakan burung kenari jadi jika banyak kekurangan dalam artikel kali ini saya mohon maaf yang sebesar besarnya. Jika ada yang ingin membagikan pengalamannya dalam beternak burung kenari saya akan sangat berterimakasih.
Salam dunia penangkaran. Salam kenarimania. Semoga sukses dan bermanfaat.
Rabu, 10 Februari 2016
Tips Merawat Indukan Kenari Agar Cepat dan Rajin Beproduksi/Beranak
Artikel kali ini sebenarnya merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul Tips Persiapan Awal Beternak Burung Kenari. Yang coba saya tuliskan kali ini merupakan perawatan yang saya berikan kepada indukan indukan kenari saya dirumah plus beberapa tips dari senior senior yang pernah saya "minta" ilmunya baik secara langsung maupun tidak langsung.
Nah, coba disimak ya....
1. Soal pakan utama.
Pakan utama yang bisa kita berikan adalah canary seed baik yang dalam bentuk kemasan yang biasanya sudah dicampur berbagai biji bijian lainnya maupun yang hanya terdiri dari canary seed saja. Ataupun dengan mencampur pakan kemasan dengan canary seed lagi (1 bungkus pakan kemasan dicampur dengan 1 kilo canary seed polos tanpa campuran). Karena yang saya amati kenari lebih cenderung suka memakancanary seed nya saja. Jikapun dia memakan biji bijian lainnya biasanya hanya beberapa butir saja kebanyakan dibuka saja kemudian dibuang. Ini yang saya amati pada pasangan indukan kenari maupun kenari saya yang lainnya.
Jadi mungkin berbeda dari kebiasaan kenari yang anda miliki. Jika kenari anda mau melahap semua campuran biji bijian pada pakan kemasan kenari ya anda bisa memberikan pakan kemasan saja tanpa perlu repot repot mencampurnya dengan tambahan canary seed polos lagi. Intinya adalah bagaimana memberikan pakan kesukaan kenari anda.
2. Pakan Tambahan (EF).
Pakan tambahan untuk indukan kenari sebaiknya berupa sayuran dan buah buahan yang beragam. Misalnya hari ini diberikan sawi putih kemudian sawi hijau, apel (jika kurang birahj), mentimun (jika over birahi), daun mengkudu, maupun sayuran atau buah lainnya. Dan pemberiannya sebaiknya diselang seling agar burung tidak merasa bosan dan gizi makanannyapun beragam.
Sesekali anda bisa memberikan telur rebus baik berupa telur puyuh, telur ayam maupun telur bebek tergantung kebiasaan dan ketersediaannya. Asal jangan memberikan telur burung unta karena selain terlalu besar telur burung unta juga tidak dijual dipasaran. Hehehe.
Pemberian telur sebaiknya tidak terlalu sering karena telur bisa membuat burung cepat gemuk. Idealnya seminggu sekali atau dua kali. Tapi untuk indukan yang bawa anak telur sebaiknya tetep tersedia setiap saat. Ingat juga ganti telur setiap harinya karena telur rebus yang sudah dibuka akan cepat berbau tidak sedap/busuk. Sayurpun sebaiknya diganti setiap hari.
Kitapun bisa memanfaatkan kerambang/cangkang/kulit telur yang telah kita berikan isinya kepada kenari. Cangkang telur ditumbuk halus dan disangrai atau di masukkan ke dalam oven sekitar 5 sampai 10 menit. Tapi jangan sampai gosong. Kulit telur sangat bagus sebagai sumber kalsium untuk indukan kenari. Bisa menjadi pengganti asinan. Asinan pun bisa diganti dengan bata merah. Tentunya bata merah yang masih baru. Bukannya yang sudah pernah dipakai untuk tembok.
3. Air Minum.
Sama seperti manusia air pun menjadi kebutuhan penting dalam kelangsungan hidup pasangan kenari kita. Usahakan memberi air minum yang layak minum. Jika memungkinkan berikan air yang sudah anda masak (sampai mendidih kemudian dibiarkan sampai pada suhu normal) sebelumnya atau air dalam kemasan. Apa gak mahal ? Memangnya pasangan kenari anda minumnya berapa gelas ? Hehehe.
Jika anda biasa memberikan air keran/ledeng usahakan pH air nya tidak terlalu asam juga tidak terlalu basa. Hal ini mungkin kelihatan sepele. Toh cuma burung dialam juga biasanya minum air hujan. Eitttss. Tunggu dulu, siapa bilang burung di alam minum air hujan ? Malah burung di alam mungkin minum air yang lebih sehat daripada yang kita berikan. Kok bisa ? Ya burung dialam punya pilihan ingin minum air yang mana. Sedangkan 0yang di dalam sangkar hanya pasrah bongkokan menerima apapun yang diberikan oleh pemilik ataupun perawatnya.
4. Mandi dan Jemur.
Bukan hanya burung lomba yang butuh mandi dan sinar matahari (terutama sinar matahri pagi) tapi burung penangkaranpun juga. Jika anda menangkarkan burung kenari di luar ruangan atau outdoor dan terkena sinar matahari langsung tentunya anda tidak perlu repot repot menjemurnya. Tapi yang menagkarkan burung kenari indoor atau di dalam ruangan sebaiknya kenari kenari tersebut dijemur sekitar 30 menit setiap harinya. Penjemuran selain membuat burung terlihat lebih segar dan bersemangat menjemur burung kenari juga membantunya lebih cepat birahi. Berikan juga bak mandi kecil ke dalam sangkar burung kenari. Hal ini bertujuan agar kenari mau mandi dengan sendirinya. Sebaiknya tidak memandikan kenari dengan sprayer karena kenari cenderung sensitif dengan suhu ataupun udara yang dingin. Rata rata kenari akan mandi jika sambil dijemur diberikan bak mandi kecil. Sekalian hemat waktu dan tenaga juga. Hehehe.
Jika anda menggunakan sistem monogami dan pasangan kenari selalu berada di dalam kandang yang sama anda bisa langsung menjemurnya. Dan jika memiliki beberapa pasang kenari sebaiknya pasangan satu dengan pasangan yang lainnya tidak saling lihat. Hal ini bertujuan agar tiap kenari fokus terhadap pasangannya masing masing.
Jika anda menggunakan sistem kawin cabut yaitu betina hanya sendirian di dalam kandang ternak dan pejantan hanya dimasukkan ketika induk betina menjelang bertelur sebaiknya pejantan tidak melihat betinanya juga sebaliknya. Pun sesama induk jantan dan sesama induk betina sebaiknya tidak saling melihat. Hanya mendengar suaranya saja tidak masalah. Hal ini bertujuan agar birahi induk jantan maupun betina sama sama terpacu karena penasaran hanya bisa mendengar suara lawan jenisnya tanpa melihatnya langsung.
Jika sesama pejantan dipertemukan sepanjang hari para pejantan tentunya akan membuang energinya secara percuma. Malah dalam beberapa kasus salah satu atau semuanya malah menjadi drop. Baik secara fisik maupun psikis.
5. Kersihan kandang.
Kebersihan kandang juga harus anda perhatikan. Sisa sisa makanan dan kotoran burung sangat mudah untuk menjadi tempat bersarangnya berbagai macam bakteri dan kuman. Bakteri dan kuman tersebut bisa saja menjangkiti pasangan kenari. Burung yang tidak sehat sangat susah untuk berproduksi. Tiap berproduksi akan selalu ada saja masalah. Contohnya ketika indukan tidak mau mengerami telur karena kemungkinan bahan sarangnya banyak ditempati kutu ataupun tungau. Atau ketika indukan kenari mencabuti bulunya sendiri sampai botak juga bisa saja akibat kandang yang tidak bersih.
Sebaiknya anda membersihkan kandang setiap hari. Entah di pagi atau sore hari itu sama saja. Tapi jika pagi sore selalu dibersihkan ya jauh lebih baik. Apalagi kenari merupakan burung pemakan biji bijian jadi akan ada banyak kulit dari biji bijian tersebut yang berserakan. Jadi akan sangat penting anda rajin membersihkan kandang maupun sekitaran kandang. Burung yang bersih kandangnya saja masih bisa sakit apalagi yang kotor ? Hehehe.
6. Lampu penghangat.
Lampu ini biasanya berupa bolam lampu 5 watt. Pemberian lampu juga bertujuan membantu pasangan dan anakan kenari tetap hangat pada memasuki musim hujan. Sedangkan pada musim panas lampu penghangat bisa sedikit diabaikan. Rata rata indukan kenari yang mengerami telur dan merawat anakan diberikan lampu penghangat diatas kandang atau di depan kandang. Sebaiknya lampu penghangat agak jauh dari tempat sarang. Hal ini untuk mencegah anakan kenari kepanasan.
Jika indukan kenari merasa terlalu panas ketika mengerami telur atau ketika mengasuh anakan biasanya dia meninggalkan sarang sejenak ataupun mengangkat badannya dari sarang agar hawanya tidak terlalu panas. Dalam beberapa kasus indukan kenari juga mandi di dalam cepuk air minumnya ketika hawanya terlalu panas. Jadi pemberian lampu penghangat bisa disesuaikan juga dengan kondisi cuaca dan suhu di daerah anda karena setiap daerah memiliki suhu dan iklim yang berbeda beda.
7. Berikan Kenyamanan dan Ketenangan.
Yang tak kalah pentingnya adalah memberikan kenyamanan kepada pasangan kenari anda. Jangan terlalu sering melihat lihatnya. Bayangkan sendiri kalau anda sedang berduaan dengan pasangan anda tentu serba salah bukan ? Hehehe.
Ketenangan yang lainnya adalah jangan menempatkan pasangan kenari di tempat yang terlalu banyak burung lain jenis. Terutama burung yang bersuara keras seperti cendet, engkek geling dan sejenisnya. Karena hal ini dapat membuat pasangan burung kenari merasa tertekan. Tetapi jika dari kecil sudah satu komplotan dengan burung burung tersebut mungkin tidak masalah. Ibaratkan sudah satu genk. Hehehe.
Keberhasilan dalam penangkaran kenari maupun penangkaran burung jenis lainnya tergantung pada kesabaran dan keuletan kita masing masing. Tiap masalah tentu ada jalan keluarnya. Tetap berusaha melakukan yang terbaik dan sabar dalam menjalani setiap kesulitan yang mungkin kita hadapi dalam penangkaran kenari adalah sesuatu yang "wajib" jika kita ingin menjadi penangkar kenari yang sukses. Tentunya selalu mau belajar dan belajar juga tidak malu bertanya secara langsung maupun tidak langsung (seperti membaca artikel tentang kenari) kepada senior yang lebih berpengalaman pada bidang bidang penangkaran kenari akan sangat membantu kita untuk sukses.
Tidak lupa hal yang juga tak kalah pentingnya adalah berdoa kepada Nya karena tanpa Nya kita bukanlah apa apa. Jika niat kita baik maka pasti akan ditunjukan jalan menuju kesuksesan meskipun dengan cara yang berbeda beda.
Tetap semangat para penangkar pemula (termasuk saya sendiri tentunya. Hehehe). Bagi para senior monggo berbagi disini ya.
Salam penangkar pemula. Salam kenarimania. Semoga bermanfaat.
Nah, coba disimak ya....
1. Soal pakan utama.
Pakan utama yang bisa kita berikan adalah canary seed baik yang dalam bentuk kemasan yang biasanya sudah dicampur berbagai biji bijian lainnya maupun yang hanya terdiri dari canary seed saja. Ataupun dengan mencampur pakan kemasan dengan canary seed lagi (1 bungkus pakan kemasan dicampur dengan 1 kilo canary seed polos tanpa campuran). Karena yang saya amati kenari lebih cenderung suka memakancanary seed nya saja. Jikapun dia memakan biji bijian lainnya biasanya hanya beberapa butir saja kebanyakan dibuka saja kemudian dibuang. Ini yang saya amati pada pasangan indukan kenari maupun kenari saya yang lainnya.
![]() |
| Sebagian besar kenari lebih doyan kenari seed saja dibanding biji bijian lainnya. |
Jadi mungkin berbeda dari kebiasaan kenari yang anda miliki. Jika kenari anda mau melahap semua campuran biji bijian pada pakan kemasan kenari ya anda bisa memberikan pakan kemasan saja tanpa perlu repot repot mencampurnya dengan tambahan canary seed polos lagi. Intinya adalah bagaimana memberikan pakan kesukaan kenari anda.
2. Pakan Tambahan (EF).
Pakan tambahan untuk indukan kenari sebaiknya berupa sayuran dan buah buahan yang beragam. Misalnya hari ini diberikan sawi putih kemudian sawi hijau, apel (jika kurang birahj), mentimun (jika over birahi), daun mengkudu, maupun sayuran atau buah lainnya. Dan pemberiannya sebaiknya diselang seling agar burung tidak merasa bosan dan gizi makanannyapun beragam.
Sesekali anda bisa memberikan telur rebus baik berupa telur puyuh, telur ayam maupun telur bebek tergantung kebiasaan dan ketersediaannya. Asal jangan memberikan telur burung unta karena selain terlalu besar telur burung unta juga tidak dijual dipasaran. Hehehe.
![]() |
| Semakin bervariasi makanan tambahan yang diberikan semakin baik, tentu secara tepat dan terukur juga. |
Pemberian telur sebaiknya tidak terlalu sering karena telur bisa membuat burung cepat gemuk. Idealnya seminggu sekali atau dua kali. Tapi untuk indukan yang bawa anak telur sebaiknya tetep tersedia setiap saat. Ingat juga ganti telur setiap harinya karena telur rebus yang sudah dibuka akan cepat berbau tidak sedap/busuk. Sayurpun sebaiknya diganti setiap hari.
Kitapun bisa memanfaatkan kerambang/cangkang/kulit telur yang telah kita berikan isinya kepada kenari. Cangkang telur ditumbuk halus dan disangrai atau di masukkan ke dalam oven sekitar 5 sampai 10 menit. Tapi jangan sampai gosong. Kulit telur sangat bagus sebagai sumber kalsium untuk indukan kenari. Bisa menjadi pengganti asinan. Asinan pun bisa diganti dengan bata merah. Tentunya bata merah yang masih baru. Bukannya yang sudah pernah dipakai untuk tembok.
3. Air Minum.
Sama seperti manusia air pun menjadi kebutuhan penting dalam kelangsungan hidup pasangan kenari kita. Usahakan memberi air minum yang layak minum. Jika memungkinkan berikan air yang sudah anda masak (sampai mendidih kemudian dibiarkan sampai pada suhu normal) sebelumnya atau air dalam kemasan. Apa gak mahal ? Memangnya pasangan kenari anda minumnya berapa gelas ? Hehehe.
![]() |
| Air minnum yang layak minum akan membantu kenari tetap sehatdan prima. |
Jika anda biasa memberikan air keran/ledeng usahakan pH air nya tidak terlalu asam juga tidak terlalu basa. Hal ini mungkin kelihatan sepele. Toh cuma burung dialam juga biasanya minum air hujan. Eitttss. Tunggu dulu, siapa bilang burung di alam minum air hujan ? Malah burung di alam mungkin minum air yang lebih sehat daripada yang kita berikan. Kok bisa ? Ya burung dialam punya pilihan ingin minum air yang mana. Sedangkan 0yang di dalam sangkar hanya pasrah bongkokan menerima apapun yang diberikan oleh pemilik ataupun perawatnya.
4. Mandi dan Jemur.
Bukan hanya burung lomba yang butuh mandi dan sinar matahari (terutama sinar matahri pagi) tapi burung penangkaranpun juga. Jika anda menangkarkan burung kenari di luar ruangan atau outdoor dan terkena sinar matahari langsung tentunya anda tidak perlu repot repot menjemurnya. Tapi yang menagkarkan burung kenari indoor atau di dalam ruangan sebaiknya kenari kenari tersebut dijemur sekitar 30 menit setiap harinya. Penjemuran selain membuat burung terlihat lebih segar dan bersemangat menjemur burung kenari juga membantunya lebih cepat birahi. Berikan juga bak mandi kecil ke dalam sangkar burung kenari. Hal ini bertujuan agar kenari mau mandi dengan sendirinya. Sebaiknya tidak memandikan kenari dengan sprayer karena kenari cenderung sensitif dengan suhu ataupun udara yang dingin. Rata rata kenari akan mandi jika sambil dijemur diberikan bak mandi kecil. Sekalian hemat waktu dan tenaga juga. Hehehe.
Jika anda menggunakan sistem monogami dan pasangan kenari selalu berada di dalam kandang yang sama anda bisa langsung menjemurnya. Dan jika memiliki beberapa pasang kenari sebaiknya pasangan satu dengan pasangan yang lainnya tidak saling lihat. Hal ini bertujuan agar tiap kenari fokus terhadap pasangannya masing masing.
![]() |
| Mandi jemur juga kebutuhan inti pasangan kenari sebelum produksi. Kalau mengeram ya jangan.Hehehe. |
Jika anda menggunakan sistem kawin cabut yaitu betina hanya sendirian di dalam kandang ternak dan pejantan hanya dimasukkan ketika induk betina menjelang bertelur sebaiknya pejantan tidak melihat betinanya juga sebaliknya. Pun sesama induk jantan dan sesama induk betina sebaiknya tidak saling melihat. Hanya mendengar suaranya saja tidak masalah. Hal ini bertujuan agar birahi induk jantan maupun betina sama sama terpacu karena penasaran hanya bisa mendengar suara lawan jenisnya tanpa melihatnya langsung.
Jika sesama pejantan dipertemukan sepanjang hari para pejantan tentunya akan membuang energinya secara percuma. Malah dalam beberapa kasus salah satu atau semuanya malah menjadi drop. Baik secara fisik maupun psikis.
5. Kersihan kandang.
Kebersihan kandang juga harus anda perhatikan. Sisa sisa makanan dan kotoran burung sangat mudah untuk menjadi tempat bersarangnya berbagai macam bakteri dan kuman. Bakteri dan kuman tersebut bisa saja menjangkiti pasangan kenari. Burung yang tidak sehat sangat susah untuk berproduksi. Tiap berproduksi akan selalu ada saja masalah. Contohnya ketika indukan tidak mau mengerami telur karena kemungkinan bahan sarangnya banyak ditempati kutu ataupun tungau. Atau ketika indukan kenari mencabuti bulunya sendiri sampai botak juga bisa saja akibat kandang yang tidak bersih.
![]() |
| Kebersihan kandang adalah hal wajib yang harus dipenuhi. |
Sebaiknya anda membersihkan kandang setiap hari. Entah di pagi atau sore hari itu sama saja. Tapi jika pagi sore selalu dibersihkan ya jauh lebih baik. Apalagi kenari merupakan burung pemakan biji bijian jadi akan ada banyak kulit dari biji bijian tersebut yang berserakan. Jadi akan sangat penting anda rajin membersihkan kandang maupun sekitaran kandang. Burung yang bersih kandangnya saja masih bisa sakit apalagi yang kotor ? Hehehe.
6. Lampu penghangat.
Lampu ini biasanya berupa bolam lampu 5 watt. Pemberian lampu juga bertujuan membantu pasangan dan anakan kenari tetap hangat pada memasuki musim hujan. Sedangkan pada musim panas lampu penghangat bisa sedikit diabaikan. Rata rata indukan kenari yang mengerami telur dan merawat anakan diberikan lampu penghangat diatas kandang atau di depan kandang. Sebaiknya lampu penghangat agak jauh dari tempat sarang. Hal ini untuk mencegah anakan kenari kepanasan.
Jika indukan kenari merasa terlalu panas ketika mengerami telur atau ketika mengasuh anakan biasanya dia meninggalkan sarang sejenak ataupun mengangkat badannya dari sarang agar hawanya tidak terlalu panas. Dalam beberapa kasus indukan kenari juga mandi di dalam cepuk air minumnya ketika hawanya terlalu panas. Jadi pemberian lampu penghangat bisa disesuaikan juga dengan kondisi cuaca dan suhu di daerah anda karena setiap daerah memiliki suhu dan iklim yang berbeda beda.
![]() |
| Lampu penghangat sangat membantu dalam penangkaran burung kenari terutama ketika punya anak. |
7. Berikan Kenyamanan dan Ketenangan.
Yang tak kalah pentingnya adalah memberikan kenyamanan kepada pasangan kenari anda. Jangan terlalu sering melihat lihatnya. Bayangkan sendiri kalau anda sedang berduaan dengan pasangan anda tentu serba salah bukan ? Hehehe.
Ketenangan yang lainnya adalah jangan menempatkan pasangan kenari di tempat yang terlalu banyak burung lain jenis. Terutama burung yang bersuara keras seperti cendet, engkek geling dan sejenisnya. Karena hal ini dapat membuat pasangan burung kenari merasa tertekan. Tetapi jika dari kecil sudah satu komplotan dengan burung burung tersebut mungkin tidak masalah. Ibaratkan sudah satu genk. Hehehe.
Keberhasilan dalam penangkaran kenari maupun penangkaran burung jenis lainnya tergantung pada kesabaran dan keuletan kita masing masing. Tiap masalah tentu ada jalan keluarnya. Tetap berusaha melakukan yang terbaik dan sabar dalam menjalani setiap kesulitan yang mungkin kita hadapi dalam penangkaran kenari adalah sesuatu yang "wajib" jika kita ingin menjadi penangkar kenari yang sukses. Tentunya selalu mau belajar dan belajar juga tidak malu bertanya secara langsung maupun tidak langsung (seperti membaca artikel tentang kenari) kepada senior yang lebih berpengalaman pada bidang bidang penangkaran kenari akan sangat membantu kita untuk sukses.
![]() |
| Untuk berproduksi pasangan kenari perlu ketenangan dan kenyamanan. Kalau mau berhasilgini ya harur sabar. Hehehe. |
Tidak lupa hal yang juga tak kalah pentingnya adalah berdoa kepada Nya karena tanpa Nya kita bukanlah apa apa. Jika niat kita baik maka pasti akan ditunjukan jalan menuju kesuksesan meskipun dengan cara yang berbeda beda.
Tetap semangat para penangkar pemula (termasuk saya sendiri tentunya. Hehehe). Bagi para senior monggo berbagi disini ya.
Salam penangkar pemula. Salam kenarimania. Semoga bermanfaat.
Rabu, 27 Januari 2016
Umbaran, Perlu Gak Sih Untuk Burung Kicauan ?
Artikel kali ini memang hanya bersifat sharing saja karena jika dicari mana benar dan salahnya berdebat tujuh hari tujuh malampun tidak akan selesai. Umbaran. Ya, umbaran memang menjadi bahan perdebatan yang "panas" di kalangan kicaumania.
Banyak yang beranggapan bahwa umbaran dapat membuat nafas burung menjadi lebih panjang dan badanpun menjadi lebih porposional. Burung juga jadi memiliki daya tahan yang lebih prima serta kuat bermain dalam bersesi sesi lomba burung.
Namun tak sedikit juga yang mengganggap umbaran hanya mengajari burung menjadi petinju ulung bukan penyanyi handal. Burung menjadi sensitif terhadap gerakan tangan perawat maupun orang lain. Tak sampai hanya disitu, banyak yang beranggapan bahwa umbaran hanya membuat pemilik mengeluarkan biaya lebih untuk membeli kandang umbaran. Ya kita tau sendiri jika umbaran yang bagus memiliki harga yang bagus juga. Lebih lebih juga membuat pemilik ribet harus membuat mau terbang kesana kemari dalam kandang umbaran tersebut.
Pemilik burung yang melakukan pemgumbaran terhadap gaco kesayanganyapun harus punya waktu luang lebih terutama untuk menggodanya baik dengan tangan ataupun dengan kerodong agar burung mau terbang bolak balik dalam kandang umbaran. Nah, kalau masih ngekos bukankah penempatannya juga menjadi masalah tersendiri ?Hehehhe.
Itulah beberapa anggapan beberapa orang terhadap pengumbaran untuk burung kicauan. Lalu apakah sebaiknya melakukan umbaran atau tidak ? Menurut saya ya kembali lagi pada burung kicauan anda masing masing. Penyanyi memang tak berolahraga secara berlebihan. Namun jika tidak berolahraga sama sekali juga tidak baik bukan untuk kesehatan. Nah, jika tujuan olahraganya untuk mencari kebugaran fisik tentu tidak salah bukan jika hal tersebut dilakukan oleh seorang penyanyi ? Dan saya rasa banyak juga penyanyi yang gemar berolahraga. Itu untuk penyanyi. Masalahnya kan ini bukan penyanyi. Hehehhee.
Namun jika burung memiliki kesehatan fisik yang baik bukan tidak mungkin akan menambah baik frekuensi, variasi maupun intensitas burung kicauan untuk berkicau.
Umbaran tentu memiliki efek positif maupun negatif seperti yang saya jelaskan di awal tulisan ini. Yang mungkin juga menjadi anggapan dari kita semua terhadap terhadap perlu tidaknya umbaran untuk burung kicauan.
Dari beberapa artikel yang pernah saya baca ada beberapa burung jawara baik sekedar even regional maupun nasional yang memakai umbaran. Baik hanya beberapa hari saja seminggu maupun full setiap harinya untuk rawatan harian. Namun tak sedikit juga yang tak pernah menginjakkan kakinya di kandang umbaran. Namun juga memiliki sederet prestasi gemilang.
Atas dasar artikel artikel yang pernah saya baca dan secuil pengalaman sendiri maka saya menyimpulkan bahwa baik tidaknya umbaran tergantung pada karakter dan kondisi burung itu sendiri. Jadi tiap individu burung bisa saja membutuhkan umbaran setiap hari, beberapa hari saja atau bahkan tidak sama sekali.
Berikut beberapa kondisi burung yang menurut saya membutuhkan dan tidak membutuhkan umbaran. Lagi lagi hanya menurut saya jadi tidak mengatakan seharusnya.
Kondisi burung yang Membutuhkan Umbaran
1. Burung yang mengalami obesitas atau kegemukan. Burung yang gemuk butuh umbaran untuk membuat badannya terlihat purposional atau ideal. Namun pengaturan pakan (kalau manusia adalah diet) dan aktifitas mandi jemur juga memegang kendali dalam menurunkan bobot tubuhnya.
2. Burung yang lahir di penangkaran yang menggunakan kandang kecil maupun kandang besar namun diloloh oleh penangkar. Burung muda dalam kondisi ini membutuhkan umbaran untuk melatih otot otot sayap dan pertumbuhannya menjadi maksimal. Jadi tidak loyo karena tak pernah olah raga sejak kecil. Namun pengumbaran dalam tahap ini juga perlu dibatasi dan bertahap. Perhatikan juga umur burung saat mengumbarnya agar burung yang diumbar tidak terlalu kecil. Pengumbarannyapun tak perlu ekstrim hanya agar dia sempat berolahraga.
3. Burung yang baru selesai mabung atau ganti bulu. Pengumbaran yang dilakukan pada masa ini adalah untuk melatih mengembalikan stamina burung yang lebih banyak beristirahat saat mabung juga untuk memaksimalkan pertumbuhan bulu. maksud memaksimalkan disini adalah untuk membuat bulu bulu baru terbiasa digerak dan digunakan. Agar bulu dapat tumbuh dan kering maksimal mandi jemur juga sangat berpengaruh. Bisa juga membakar (entah lemak itu bisa terbakar atau tidak. Hehehe.) lemak yang mungkin tertimbun karena lebih banyak diam namun mendapat asupan pakan lebih saat mabung.
4. Burung yang baru atau sudah pulih dari sakit. Sama seperti pengumbaran setelah mabung pengumbaran pada masa ini juga memiliki efek dan kegunaan yang sama. Terutama pemulihan stamina pasca sakit. Namun jangan diumbar terlalu ekstrim juga.
5. Burung yang terlalu jinak atau manja. Burung dalam kondisi seperti ini biasanya malas untuk berkicau atau hanya berkicau saat bertemu pemilik dan butuh pakan. Kicauannya juga lebih banyak monoton atau mengulang lagu yang sama. Pengumbaran pada tahap ini bertujuan untuk mengembalikan sifat alami burung terutama burung burung petarung sejati seperti murai batu dan kacer. Sejatinya burung apapun yang bersifat manja kurang baik.
Burung yang Tidak Perlu Pengumbaran
1. Burung bakalan yang baru atau sedang dilatih makan voer. Burung bakalan sangat rentan stress jadi pengumbaran pada masa ini hanya akan menambah stressnya. Jadi sebaiknya sesi pengumbaran ditunda jadi fokus untuk melatih makan voer saja. Cara melatih burung makan voerpun sudah pernah saya tulis sebelumnya.
2. Burung bakalan yang masih giras atau sedang dijinakkan. Hal ini akan membantu burung giras menjadi lebih giras. Hehehe. Jadi burung yang belum jinak tidak perlu diumbar. Anda bisa mencoba menjinakkannya dengan cara yang pernah saya tulis pada artikel sebelumnya.
3. Burung yang sudah jawara dan stabil dalam lomba. Nah kalau burung anda sudah sering juara dalam lomba burung atau sekedar latber namun tak pernah diumbar maka jangan sekali kali iseng memasukkannya di kandang umbaran. Meskipun ada diberitahu bahwa burung teman anda jadi tambah guaaaccooorrr dan stabil di lomba setelah diumbar. Ingat, karakter burung jelas berbeda beda. Mungkin juga performa bisa berubah namun arah perubahannyalah yang susah di tebak. Jadi menurut saya hal tersebut terlalu beresiko. Lain lagi jika burung anda mengalami macet bunyi atau jatuh mentalnya setelah bertarung. Ketika sudah seabrek cara dicoba namun belum berhasil maka pengumbaran bisa anda coba meskipun belum tentu berhasil atau gagal.
4. Burung yang sedang dalam masa mabung atau ganti bulu. Pada masa ini sebaiknya burung diistirahatkan secara total dan menjalami perawatan mabung. Meskipun sebelumnya burung anda rutin di umbaran namun ketika mengalami mabung sesi tersebut sebaiknya ditunda.
5. Burung yang sedang disiapkan untuk lomba maupun latber. Hal ini bisa dilakukan mulai H-3 tergantung kondisi burung. Dengan anggapan bahwa vurung memerlukan ernegi dan istirahat yang cukup sebelum "bertarung" di arena lomba. Hal ini tidak mutlak tapi kebanyakan perawat burung menghentikan pengumbaran pada hari hari menjelang lomba.
Itulah pemikiran saya tentang perlu tidaknya umbaran untuk burung kicauan. Hal ini kembali lagi kepada karakter masing masing burung. Jika anda ingin mengumbar burung yang tidak pernah diumbar ataupun menghentikan pengumbaran burung yang sudah terbiasa diumbar maka perhatikanlah perubahan yang terjadi. Maka dengan begitu anda akan tau settingan (terutama tentang pengumbaran) yang paling tepat untuk anda terapkan pada burung kicauan kesayangan anda
Selamat mencoba dan bereksperimen. Semoga bermanfaat.
Banyak yang beranggapan bahwa umbaran dapat membuat nafas burung menjadi lebih panjang dan badanpun menjadi lebih porposional. Burung juga jadi memiliki daya tahan yang lebih prima serta kuat bermain dalam bersesi sesi lomba burung.
. |
| Pengumbaran masih menjadi pro kontra di kalangan kicaumania terutama para pelomba. |
Namun tak sedikit juga yang mengganggap umbaran hanya mengajari burung menjadi petinju ulung bukan penyanyi handal. Burung menjadi sensitif terhadap gerakan tangan perawat maupun orang lain. Tak sampai hanya disitu, banyak yang beranggapan bahwa umbaran hanya membuat pemilik mengeluarkan biaya lebih untuk membeli kandang umbaran. Ya kita tau sendiri jika umbaran yang bagus memiliki harga yang bagus juga. Lebih lebih juga membuat pemilik ribet harus membuat mau terbang kesana kemari dalam kandang umbaran tersebut.
Pemilik burung yang melakukan pemgumbaran terhadap gaco kesayanganyapun harus punya waktu luang lebih terutama untuk menggodanya baik dengan tangan ataupun dengan kerodong agar burung mau terbang bolak balik dalam kandang umbaran. Nah, kalau masih ngekos bukankah penempatannya juga menjadi masalah tersendiri ?Hehehhe.
Itulah beberapa anggapan beberapa orang terhadap pengumbaran untuk burung kicauan. Lalu apakah sebaiknya melakukan umbaran atau tidak ? Menurut saya ya kembali lagi pada burung kicauan anda masing masing. Penyanyi memang tak berolahraga secara berlebihan. Namun jika tidak berolahraga sama sekali juga tidak baik bukan untuk kesehatan. Nah, jika tujuan olahraganya untuk mencari kebugaran fisik tentu tidak salah bukan jika hal tersebut dilakukan oleh seorang penyanyi ? Dan saya rasa banyak juga penyanyi yang gemar berolahraga. Itu untuk penyanyi. Masalahnya kan ini bukan penyanyi. Hehehhee.
Namun jika burung memiliki kesehatan fisik yang baik bukan tidak mungkin akan menambah baik frekuensi, variasi maupun intensitas burung kicauan untuk berkicau.
![]() |
| Kandang umbaranpun memiliki banyak variasi bahkan ada yang bisa diatur panjang pendeknya. |
Umbaran tentu memiliki efek positif maupun negatif seperti yang saya jelaskan di awal tulisan ini. Yang mungkin juga menjadi anggapan dari kita semua terhadap terhadap perlu tidaknya umbaran untuk burung kicauan.
Dari beberapa artikel yang pernah saya baca ada beberapa burung jawara baik sekedar even regional maupun nasional yang memakai umbaran. Baik hanya beberapa hari saja seminggu maupun full setiap harinya untuk rawatan harian. Namun tak sedikit juga yang tak pernah menginjakkan kakinya di kandang umbaran. Namun juga memiliki sederet prestasi gemilang.
Atas dasar artikel artikel yang pernah saya baca dan secuil pengalaman sendiri maka saya menyimpulkan bahwa baik tidaknya umbaran tergantung pada karakter dan kondisi burung itu sendiri. Jadi tiap individu burung bisa saja membutuhkan umbaran setiap hari, beberapa hari saja atau bahkan tidak sama sekali.
Berikut beberapa kondisi burung yang menurut saya membutuhkan dan tidak membutuhkan umbaran. Lagi lagi hanya menurut saya jadi tidak mengatakan seharusnya.
Kondisi burung yang Membutuhkan Umbaran
1. Burung yang mengalami obesitas atau kegemukan. Burung yang gemuk butuh umbaran untuk membuat badannya terlihat purposional atau ideal. Namun pengaturan pakan (kalau manusia adalah diet) dan aktifitas mandi jemur juga memegang kendali dalam menurunkan bobot tubuhnya.
![]() |
| Pengumbaran memang diperlukan sebagian burung terutama yang mengalami obesitas atau kegemukan. |
2. Burung yang lahir di penangkaran yang menggunakan kandang kecil maupun kandang besar namun diloloh oleh penangkar. Burung muda dalam kondisi ini membutuhkan umbaran untuk melatih otot otot sayap dan pertumbuhannya menjadi maksimal. Jadi tidak loyo karena tak pernah olah raga sejak kecil. Namun pengumbaran dalam tahap ini juga perlu dibatasi dan bertahap. Perhatikan juga umur burung saat mengumbarnya agar burung yang diumbar tidak terlalu kecil. Pengumbarannyapun tak perlu ekstrim hanya agar dia sempat berolahraga.
3. Burung yang baru selesai mabung atau ganti bulu. Pengumbaran yang dilakukan pada masa ini adalah untuk melatih mengembalikan stamina burung yang lebih banyak beristirahat saat mabung juga untuk memaksimalkan pertumbuhan bulu. maksud memaksimalkan disini adalah untuk membuat bulu bulu baru terbiasa digerak dan digunakan. Agar bulu dapat tumbuh dan kering maksimal mandi jemur juga sangat berpengaruh. Bisa juga membakar (entah lemak itu bisa terbakar atau tidak. Hehehe.) lemak yang mungkin tertimbun karena lebih banyak diam namun mendapat asupan pakan lebih saat mabung.
4. Burung yang baru atau sudah pulih dari sakit. Sama seperti pengumbaran setelah mabung pengumbaran pada masa ini juga memiliki efek dan kegunaan yang sama. Terutama pemulihan stamina pasca sakit. Namun jangan diumbar terlalu ekstrim juga.
5. Burung yang terlalu jinak atau manja. Burung dalam kondisi seperti ini biasanya malas untuk berkicau atau hanya berkicau saat bertemu pemilik dan butuh pakan. Kicauannya juga lebih banyak monoton atau mengulang lagu yang sama. Pengumbaran pada tahap ini bertujuan untuk mengembalikan sifat alami burung terutama burung burung petarung sejati seperti murai batu dan kacer. Sejatinya burung apapun yang bersifat manja kurang baik.
![]() |
| Burung yang terlalu jinakpun apalagi cenderung manja sebaiknya diumbar. |
Burung yang Tidak Perlu Pengumbaran
1. Burung bakalan yang baru atau sedang dilatih makan voer. Burung bakalan sangat rentan stress jadi pengumbaran pada masa ini hanya akan menambah stressnya. Jadi sebaiknya sesi pengumbaran ditunda jadi fokus untuk melatih makan voer saja. Cara melatih burung makan voerpun sudah pernah saya tulis sebelumnya.
2. Burung bakalan yang masih giras atau sedang dijinakkan. Hal ini akan membantu burung giras menjadi lebih giras. Hehehe. Jadi burung yang belum jinak tidak perlu diumbar. Anda bisa mencoba menjinakkannya dengan cara yang pernah saya tulis pada artikel sebelumnya.
3. Burung yang sudah jawara dan stabil dalam lomba. Nah kalau burung anda sudah sering juara dalam lomba burung atau sekedar latber namun tak pernah diumbar maka jangan sekali kali iseng memasukkannya di kandang umbaran. Meskipun ada diberitahu bahwa burung teman anda jadi tambah guaaaccooorrr dan stabil di lomba setelah diumbar. Ingat, karakter burung jelas berbeda beda. Mungkin juga performa bisa berubah namun arah perubahannyalah yang susah di tebak. Jadi menurut saya hal tersebut terlalu beresiko. Lain lagi jika burung anda mengalami macet bunyi atau jatuh mentalnya setelah bertarung. Ketika sudah seabrek cara dicoba namun belum berhasil maka pengumbaran bisa anda coba meskipun belum tentu berhasil atau gagal.
4. Burung yang sedang dalam masa mabung atau ganti bulu. Pada masa ini sebaiknya burung diistirahatkan secara total dan menjalami perawatan mabung. Meskipun sebelumnya burung anda rutin di umbaran namun ketika mengalami mabung sesi tersebut sebaiknya ditunda.
![]() |
| Sebaiknya jangan mengumbar burung yang sedang menjalani proses mabung atau ganti bulu. |
5. Burung yang sedang disiapkan untuk lomba maupun latber. Hal ini bisa dilakukan mulai H-3 tergantung kondisi burung. Dengan anggapan bahwa vurung memerlukan ernegi dan istirahat yang cukup sebelum "bertarung" di arena lomba. Hal ini tidak mutlak tapi kebanyakan perawat burung menghentikan pengumbaran pada hari hari menjelang lomba.
Itulah pemikiran saya tentang perlu tidaknya umbaran untuk burung kicauan. Hal ini kembali lagi kepada karakter masing masing burung. Jika anda ingin mengumbar burung yang tidak pernah diumbar ataupun menghentikan pengumbaran burung yang sudah terbiasa diumbar maka perhatikanlah perubahan yang terjadi. Maka dengan begitu anda akan tau settingan (terutama tentang pengumbaran) yang paling tepat untuk anda terapkan pada burung kicauan kesayangan anda
Selamat mencoba dan bereksperimen. Semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)
















.


